Laman

Wednesday, October 3, 2012

Being Single is an option not a crime

Dear Friends,

Sebagai pribadi  ketika kita mencapai suatu usia tertentu.. maka akan timbul keinginan dan “tuntutan” untuk memulai sebuah keluarga kecil. Memang itu adalah hal yang lumrah, karena Tuhan memang menciptakan manusia berpasangan2an.

Kekhawatiran sering muncul apabila di lingkungan sekitar kita juga menekankan bahwa kita harus mengingat usia yang tidak muda lagi serta jam biologis dan sebagainya. Bahkan di daerah tertentu, wanita atau pria yang belum menikah pada usia tertentu seolah mendapat cap negatif sebagai “Perawan Tua” atau “Bujang lapuk”..
Somehow someway , menurut saya ini lucu.. karena dimana letak hak orang2 tersebut memberikan stempel negatif tersebut. Jujur saja, menurut saya justru penilaian dan cap negatif itu yang membawa banyak orang terjebak dalam kehidupan yang seperti kerupuk kulit. Besar namun kopong.

Pernikahan yang didasari oleh niat yang baik dan keinginan yang tulus ikhlas untuk membentuk keluarga yang baik akan mempunyai kesempatan lebih besar untuk bahagia..
Namun pernikahan yang dimulai tanpa dasar yang kuat, misalnya hanya untuk menghindari stempel “Perawan Tua” atau bujang lapuk dari lingkungan terdekat , memenuhi kebutuhan biologis semata, dijamin tidak akan membawa kebahagiaan.

So ladies and gentlemen, ketika usiamu sudah mencukupi untuk berkeluarga, namun Tuhan belum mempertemukanmu dengan seseorang yang terbaik bagimu… Bersabar saja, nikmati dulu kebebasanmu sebagai pribadi bebas yang belum terikat.

Usia hanya deretan angka, dan pernikahan bukanlah perlombaan untuk dimenangkan.
Jangan sandarkan bahumu pada seseorang yang belum bisa meyakinkanmu bisa menyediakan bahunya untuk disandarkan.

Being Single is an option and not a crime…..
Being married is an option and it’ll be a greatest thing when you do it in the right time, with good intentions ..
and  succeeded. 

Cheers,
Dheanee

No comments:

Post a Comment